Senin, 20 Oktober 2014

8 CARA MELATIH KEHEBATAN OTAK KANAN



Pernahkah kita (bahkan sering) tidak percaya diri bahwa kita KREATIF? Itu hanyalah anggapan yang justru menenggelamkan kepercayaan diri kita untuk bertindak kreatif!  Berpikir dan bertindak kreatif adalah suatu upaya untuk menggunakan otak kanan (hemispher otak sebelah kanan) secara lebih aktif. Selama ini, kebanyakan orang hanya menggunakan otak kiri-nya yang berkaitan dengan bahasa, logika, dan simbol simbol dan diarahkan pada pemikiran linear dan vertical (dari satu kesimpulan logis ke kesimpulan logis lainnya).

Secara lebih seimbang, otak kanan yang berkaitan dengan fungsi-fungsi emosi, intuitif, dan spasial serta bekerja berdasarkan kaleidoskop dan berpikir lateral (mempertimbangkan masalah dari semua sisi dan sampai pada hal yang berbeda) merupakan bagian otak yang berperan penting dalam kreatifitas.

Otak kanan akan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang tidak konvensional, tidak sistematis, dan tidak terstruktur. Hal ini tidak berarti hasil pemikiran otak kanan merupakan sesuatu yang sembarangan, namun hasil pemikiran otak kanan berkaitan dengan sesuatu yang baru, yang tidak biasa, dan berbeda dari apa yang ada sebelumnya.

Berikut 8 cara yang dapat dilakukan untuk mengembangkan otak kanan:

1. Selalu bertanya; "Apakah ada cara lain..??" "Dengan begitu, otak kita dipacu untuk mencari alternative-alternatif terbaik!"

2. Menentang kebiasaan, rutinitas, dan tradisi. "nih dia gan,, wajar aja seorang entrepreneur pasti punya latar belakang yang tidak biasa dan menentang tradisi!"

3. Memainkan permainan - permainan mental, berusaha melihat masalah dari berbagai sudut pandang. Ayo gan main rubik! Ngelatih otak n emosi banget tuh!"

4. Menyadari bahwa ada lebih dari 1 jawaban yang benar. "Ini gak boleh dilakukan bagi anak SMA yang sedang ujian pilihan ganda! Karena hanya; PILIHLAH SATU JAWABAN YANG BENAR!"

5. Melihat masalah sebagai batu loncatan untuk menemukan ide-ide baru. "Kalau dapet masalahnya terlalu banayak dan berat, berarti sedang di Uji sama yang DI ATAS! Mending segera tobat n banyak berdo'a deh.. hehe"

6. Melihat kesalahan dan kegagalan sebagai sarana untuk memperoleh keberhasilan. "Jangan dikit - dikit ngeluuuuuuuuh aja kerjaanya! Gak guna!"

7. Menghubungkan ide-ide yang tidak berhubungan untuk menemukan solusi yang baru dan inovatif. "Jangankan menghubungkan ide, ber-ide aja susah.. yang ada juga copas ide!"

8. Memiliki "keteramplian helicopter" yaitu melihat dari atas dan menyeluruh terhadap berbagai hal rutin yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan kemudian mengambil keputusan yang sesuai dengan masalah yang dihadapi.

"SEMOGA BERMANFAAT"

Senin, 13 Oktober 2014

HINDARI INSOMNIA DAN HINDARI STRESS

HINDARI INSOMNIA DAN HINDARI STRESS


Apakah Anda sering sulit bahkan tidak bisa tidur di malam hari? Atau tidur tapi tidak nyenyak, seringkali terjaga di tengah malam dan tidak bisa tidur kembali? Jika tanda-tanda umum ini berulangkali terjadi, maka bisa disimpulkan bahwa gejala ini adalah gangguan tidur yang dikenal dengan insomnia. Insomnia ini bukanlah sebuah penyakit, melainkan gejala yang disebabkan oleh beberapa hal, misalnya stress, cemas, gangguan emosional, efek samping obat, efek makanan atau minuman, gejala penyakit tertentu, hingga pengaruh lingkungan.

Karena tidur merupakan aktivitas alamiah yang harus dijalani manusia, maka gangguan terhadapnya merupakan tanda adanya ketidakseimbangan dalam tubuh dan pola hidup. Orang-orang yang pola tidurnya terganggu akan selalu merasa lelah karena jam maupun kualitas tidur yang dijalaninya tidak mencukupi kebutuhan yang diperlukan tubuh untuk beristirahat. Gangguan dalam istirahat yang berlangsung terus-menerus dapat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental, bahkan dapat membawa penderitanya kepada kematian.

Berdasarkan lama keluhannya, insomnia dapat dibagi menjadi dua: Insomnia jangka pendek (short term insomnia) dan insomnia jangka panjang (long-term insomnia). Satu diantara tiga orang akan mengalami insomnia jangka pendek dalam hidupnya, baik karena stress ataupun gangguan pola tidur. Seseorang yang mengalami masalah berat yang membebani pikiran dan emosi saat beraktivitas di siang hari biasanya akan membawa kegundahan ke dalam tidurnya. Akibatnya tidur kerap tidak tenang, mengalami mimpi buruk hingga terjaga tengah malam dan tidak bisa tidur lagi hingga keesokan hari.

Otak yang seharusnya beristirahatpun menjadi overaktif, terus mencari solusi atas masalah yang dipikirkan atau mengulang-ulang kejadian tidak mengenakkan yang menjadi sumber persoalan. Sementara bagi penderita long term insomnia (> 4 minggu) dianjurkan untuk meminta pertolongan ahlinya sebab bukan tidak mungkin penyebabnya mengarah kepada depresi klinis atau penyakit yang membutuhkan penanganan khusus. 

Pekerja kantoran yang beban kerjanya tinggi dan selalu dihantui stress sangat rentan menderita insomnia. Apalagi jika mereka termasuk workaholic yang umumnya merasa kurang tidur telah menjadi kebiasaan. Padahal jika dibiarkan, tubuh akan menunjukkan protes dengan memberikan gejala Jika Anda merasa tidur malam Anda terganggu dan tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan istirahat, segera cari penyebabnya dan melakukan treatment seperti di bawah ini:

1. Terapkan stress management.
Insomnia dapat disebabkan dan menyebabkan stress. Kalaupun insomnia Anda bukan disebabkan oleh stress, Anda akan menderita stress ketika kebiasaan tidur Anda mulai tidak teratur. Untuk itu, segera sadari hal-hal yang mengganggu pikiran/perasaan kemudian selesaikan sebelum akhirnya terpendam, mengendap, dan terus membayangi Anda. Kasihani otak Anda, berhentilah berpikir yang terlalu jauh, rumit, dan berat. Sesekali bersikap nerimo dan selalu pasrah kepada Tuhan dapat membuat hidup menjadi lebih tenang. Sempatkan juga untuk sharing atau curhat mengenai masalah yang sedang Anda hadapi dengan teman, sahabat, saudara, dan keluarga dan minta masukan dan pendapat agar beban Anda menjadi lebih ringan.

2. Perhatikan asupan makanan.
Minuman berkafein, teh dan soda wajib dihindari saat waktu tidur telah menjelang. Jika tetap ingin mengkonsumsinya, lakukan di pagi atau sore hari atau minimal 4 jam sebelum tidur. Ngemil sedikit makanan yang mengandung serotonin seperti susu, cokelat, pasta, dan keju beberapa jam sebelum tidur dapat membantu Anda lebih cepat mengantuk.

3. Make yourself comfortable.
Suasana yang tenang dan tubuh yang rileks merupakan kondisi ideal untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Pilihlah cara yang paling membuat Anda nyaman, misalnya dengan aroma terapi, mandi air hangat, melakukan yoga/meditasi, olahraga ringan, menggunakan lampu temaram, mendengarkan musik lembut, dan memakai alas tidur (sprei) yang bersih. Usahakan pula zona tidur Anda bebas gangguan TV atau telepon.

4.  Lakukan self-hypnosis.
Tidur memiliki 4 tahapan yang dihitung mulai Anda berbaring di tempat tidur hingga terlelap sama sekali, yaitu thinking , fantasy , hypnoidal , dan unconscious sleep. Orang yang insomnia kesulitan bertransisi dari tahap thinking ke fantasy sebab mereka terlalu lama berada pada tahap thinking, seperti flashback akan kejadian-kejadian yang dialami sepanjang hari, merencanakan apa yang harus dilakukan esok, atau hal-hal lainnya. Efek buruknya ia akan terjebak dalam kecemasan sehingga pikirannya menjadi liar dan tidak bisa dikontrol.

Jika alasan ini yang membuat Anda tidak bisa tidur, lakukan cara berikut: segera rilekskan tubuh Anda; tarik nafas dalam-dalam, tahan, lalu hembuskan; lakukan gerakan menelan; putar mata Anda ke atas (kelopak mata tertutup, bola mata seolah melihat ke arah dahi) untuk meniru Rapid Eye Movement (REM) ketika Anda tertidur. Setelah itu, mulailah masuk ke tahap fantasy dengan membayangkan yang indah-indah; atur napas Anda dengan teratur sambil terus konsentrasi mengulang kata-kata positif misalnya, rileks, indah, tenang, damai, dsb.

"SELAMAT MENCOBA"

APAKAH BENAR KAFEIN EFEKTIF SEBAGAI PENAMBAH TENAGA?

APAKAH BENAR KAFEIN EFEKTIF SEBAGAI PENAMBAH TENAGA PADA SAAT BEKERJA?

Sejak Friedrich Ferdinand Runge menemukan senyawa alkaloid xantina berbentuk kristal dan pahit ini pada tahun 1819, orang mulai memperbincangkan dampak yang dihasilkan oleh senyawa yang banyak terkandung dalam kopi tersebut.

Ya, Kafein, senyawa ini memang sering menjadi bahan perbincangan masyarakat terkait efek sampingnya terhadap kinerja kita. Secara teori, kafein memang memiliki beberapa kandungan perangsang sistem saraf yang membuat kita menjadi tidak mengantuk bahkan serasa memiliki tenaga lebih saat melakukan pekerjaan. Inilah yang menyebabkan kafein banyak ditemukan pada minuman-minuman berenergi atau minuman ringan meskipun kadarnya tidak sebanyak kopi.

1. Apa Pengaruh terhadap kinerja? 
Kafein tentu saja sedikit banyak berpengaruh terhadap performa kerja kita. Efek penghilang kantuknya mungkin tidak seketika, namun kafein bisa memberikan efek yang membuat kita lebih merasa segar dan mempunyai energi lebih saat melakukan tugas pekerjaandi kantor.

Contoh paling sederhana adalah saat kamu sebagai pencari kerja sedang kehausan dan kelelahan saat berburu pekerjaan dijalan. Apa yang kamu rasakan saat kamu meminum minuman ringan dalam kondisi tersebut? Pasti terasa segar bukan? Ya, efek kesegaran itulah yang dihasilkan dari kafein.

2. Lalu apa yang terjadi jika kita terlalu banyak mengkonsumsi kafein? 
Seperti halnya senyawa lainnya, mengkonsumsi kafein yang berlebih tentu saja dapat berdampak buruk bagi kesehatan, khususnya organ hati. Pada beberapa studi kasus dan penelitian, bahkan ditemukan bahwa kafein dapat menyebabkan kerusakan hati pada kucing dan anjing karena metabolisme sistem hati mereka yang tidak sesuai.

Untuk itu, sebaiknya pergunakan kafein dengan kadar yang seimbang dan jangan berlebih. Jangan hanya karena ingin memperoleh kesegaran sesaat, lalu mengorbankan karir dan masa depan kamu.

"SEMOGA BERMANFAAT"

5 Judul Lagu Mood Booster untuk Bekerja

5 Judul Lagu Mood Booster untuk Bekerja


Bekerja selama hampir sepuluh jam setiap harinya, lima (bahkan ada yang enam) hari dalam seminggu pasti membuatmu merasa lelah, bosan, dan tidak bersemangat. Untungnya, musik memiliki kekuatan untuk menyelamatkan mood-mu yang berantakan. Mainkan lagu-lagu yang mampu memotivasimu untuk tetap produktif di hari-hari yang kurang membuatmu bersemangat.

Oh ya, tapi ingat bahwa kamu harus cek kebijakan perusahaan terlebih dahulu, apakah kamu diperkenankan mendengarkan musik sambil bekerja atau tidak. Jika diperbolehkan, jangan lupa membawa headphones agar teman-teman kerjamu tidak terganggu dengan musik yang kamu dengarkan. Bingung mau mendengarkan lagu apa? Ayo, intip beberapa rekomendasi judul lagu mood booster favorit untuk anda dengerin sambil bekerja yang sering dimainkan oleh beberapa orang di Indonesia!

1. Latch – Disclosure ft. Sam Smith
You lift my heart up when the rest of me is down
You, you enchant me even when you’re not around
If there are boundaries, I will try to knock them down
I’m latching on, babe, now I know what I have found

Ingat betapa senang dan bersemangatnya saat pertama kali kamu diterima bekerja? Kini atas berbagai alasan mungkin kamu sedang kehilangan semangat, namun percayalah jika kamu benar-benar ingin berkarier dengan profesional, segala halangan harus bisa diatasi dengan baik pula. Lagu hits dari duo asal Inggris ini memiliki beat electro-pop yang bersemangat dan bisa mengangkat mood yang sedang kurang baik. Nyanyikan bagian chorus lagu yang mudah diingat ini, untuk membuatmu semangat lagi.

2. Problem – Ariana Grande ft. Iggy Azalea
I got 99 problems
But you won’t be one
Like what!

Menjaga hubungan baik dengan kolega di kantor adalah suatu keharusan, namun bukan berarti hal tersebut adalah perkara mudah. Mungkin kamu merasa tidak begitu cocok dengan teman-teman kantor atau pernah mengalami masalah dengan mereka. Wajar-wajar saja kok jika kamu tidak bergaul dengan teman kantor di luar jam kerja, jika kamu ingin menjalin hubungan yang sebatas profesional dengan rekan kerja. Jangan sampai intrik dengan teman kantor menjadi masalah bagimu, ya.

3. Ain’t No Mountain High Enough – Marvin Gaye & Tammi Terrell
Don’t you know that there ain’t no mountain high enough
Ain’t no valley low enough, ain’t no river wide enough
To keep me from getting to you, baby

Jangan pernah kehilangan semangat atau mundur ketika dihadapkan pada tantangan yang menghadang. Di manapun kamu bekerja nantinya, akan selalu ada halangan, hambatan, dan rintangan yang mempersulit kariermu. Semua tergantung pada tekadmu untuk mengatasinya dengan sebaik mungkin. Lagu R&B yang dirilis tahun 1967 dan dipopulerkan kembali lewat film Guardians of the Galaxy ini mungkin dapat menginspirasimu.

4. Money On My Mind – Sam Smith
I don’t have
Money on my mind
Money on my mind
I do it for
I do it for the love

Kamu menyadari bahwa pekerjaan ini adalah hal yang ingin kamu lakukan, namun sayang sekali bayaran yang kamu dapat kurang memuaskan. Mungkin kamu harus memikirkan lagi mana yang penting untukmu, uang atau kepuasan yang kamu dapatkan. Jika kamu benar-benar menyukai pekerjaan ini, kamu harus melakukannya dengan senang hati dan sabar, hingga kamu memperoleh hasil yang diinginkan.

5. Get Up, Stand Up – Bob Marley
Get up, stand up, stand up for your right
Get up, stand up, don’t give up the fight

Jika kamu sedang kehilangan kesabaran di kantor, bukan berarti kamu harus marah-marah dan membiarkan emosi menguasai. Lagu Bob Marley ini mungkin bisa membuat amarahmu mendingin, dengan tabuhan drum dan simbal khas musik reggae yang santai. Vokal Bob Marley yang unik akan membawamu bersantai untuk memikirkan kembali, apakah perlu bertindak secara emosional. Tentu tidak, kan?

Semoga musik yang kami berikan di atas mampu membuatmu menjalani hari dengan menyenangkan. Ini adalah versi kami, bagaimana dengan versimu?Ayo, share lagu favorit yang menemanimu di kantor setiap harinya pada comment box di bawah ini!

5 Tanda Saatnya Anda Keluar dari Pekerjaan

5 Tanda Saatnya Anda Keluar dari Pekerjaan

Bisa dimaklumi bila terkadang Anda merasa suntuk dan bosan dengan pekerjaan Anda. Ini hal yang cukup umum, apalagi bila Anda telah bekerja cukup lama dalam suatu perusahaan dan terkadang merasa tidak suka dengan pekerjaan Anda. Tidak ada salahnya bila sesekali Anda merasa ingin berhenti kerja, tetapi ketika perasaan itu mulai mengganggu Anda dan rasa tidak suka bertambah dalam, mungkin inilah waktunya untuk berhenti kerja dari tempat tersebu.

Pertanyaannya adalah, kapan Anda tahu bahwa ini sudah waktunya untuk berhenti kerja?

  1. Anda Merasa Tidak Fokus Setiap Hari
Memang ada waktunya di mana Anda merasa jenuh dan tidak fokus dengan pekerjaan. Tetapi, bila hal ini terjadi setiap hari dalam seminggu, mungkin itu bisa menjadi pertanda. Apalagi bila Anda merasa mudah terganggu dengan hal-hal kecil, susah berkonsentrasi, dan Anda tahu perilaku Anda merugikan perusahaan. Mungkin ini pertanda Anda harus berhenti kerja. Bila Anda benar-benar menyukai pekerjaan Anda, Anda akan merasa bersalah telah bekerja dengan setengah hati dan tidak maksimal.
  1. Nilai dan Visi Anda Tidak Lagi Sejalan dengan Perusahaan
Ketika nilai dan visi Anda sudah tak lagi sejalan dengan perusahaan, apapun yang mereka katakan dan lakukan akan Anda anggap omong kosong belaka. Anda akan lebih sukar bertindak dan bekerja secara profesional. Hal ini akan berdampak sangat negatif terhadap kinerja dan nama baik Anda.
  1. Anda Sama Sekali Tidak Memikirkan Urusan Kantor
Tentunya bukan berarti Anda harus selalu memikirkan tentang pekerjaan atau urusan kantor sepanjang waktu. Tetapi ketika Anda tidak memikirkannya sama sekali, itu bisa menjadi pertanda. Kehidupan kantor adalah bagian tambahan di kehidupan pribadi Anda. Karyawan yang menyukai pekerjaannya akan memikirkan bagaimana mereka bisa meningkatkan produktivitas dan kinerjanya di kantor. Mereka akan memikirkan apa yang mereka bisa lakukan dengan lebih baik lagi di kantor. Ketika Anda memikirkan pekerjaan Anda hanya sekedar pekerjaan dan sumber keuangan, mungkin Anda harus berpikir ulang tentang berhenti kerja.
  1. Anda Membeberkan Hal-hal Negatif di Kantor kepada Teman-teman Anda
Pastinya Anda pernah bertemu dengan teman kantor yang selalu mengeluh tentang pekerjaan mereka. Mungkin awalnya Anda berusaha menghindari mereka agar tidak berpikir negatif tentang tempat kerja Anda. Tetapi, ketika Anda mulai sering ikut mengeluhkan pekerjaan bersama mereka, bahkan mengeluh kepada teman-teman di luar kantor dan keluarga Anda, mungkin ini waktunya Anda berhenti kerja.
 
Keputusan untuk berhenti kerja dan mengejar sesuatu yang benar-benar Anda sukai adalah keputusan yang sulit. Tentunya ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan selain alasan-alasan yang dijelaskan diatas. Percayalah pada insting Anda dan pertimbangkan dulu secara matang. Sikap dan mental Anda adalah dua faktor terpenting yang akan berdampak kepada performa pekerjaan Anda. Anda bisa mencoba untuk mengubah persepsi Anda terhadap pekerjaan dan lihat apakah itu berhasil.
 
Apakah Anda pernah merasa tidak betah dengan pekerjaan Anda?